Skip to main content

Harga Tiket Travel Jurusan Cilacap Jakarta - Merpati Tour

Harga Tiket Travel Jurusan Cilacap Jakarta - Merpati Tour


     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-6113723617938894"
     data-ad-slot="9453035619">


Merpati Travel & Tour adalah solusi agen perjalanan Anda. Kami memiliki layanan berikut: Tavel, charter, tour, study tour, ziarah, antar-jemput bandara dengan rute: travel: cilacap - jakarta, charter: bebas kemana saja, tour: bebas, study tour: bebas. info telepon, sms, wa (085878596087). Siap untuk menjemput rumah dan antar ke tujuan. Angkat dan transfer ke bandara. Pemesanan tiket mudah dan terjangkau. Terima keluhan kritik dan saran untuk driver kami yang tidak ramah dan sembrono/ugal-ugalan. Terima kasih

Perjalanan Merpati Tour
Nama Agen Perjalanan : Tour & Travel
Agen alamat Cilacap: Jl. Raya Kesugihan, Kesugihan Kidul (Timur Kantor Pos)
Tel: 085878596087
Jakarta: -
Armada Elf, Apv, Luxio, Grandmax, L300
Fasilitas AC, musik penuh, pesawat ulang-alik, prioritas
Harga tiket Cilacap ke Jakarta
Rp. 200.000 per orang sekali jalan
Rute (PP) Cilacap, Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Bandung, Cikampek, Jakarta
Situs web: Facebook.Com/Merpatitrans/
Jadwal perjalanan
Jadwal Travel Terbaru waktu keberangkatan dari perjalanan Jakarta Cilacap 2018
Dari Cilacap: 15.00
Dari Jakarta: 17.00

Baca Juga Shuttle Lainnya
  : Cilacap Sanutra Travel

Mitra Merpati Travel adalah travel darat dengan layanan antar jemput yang melayani jurusan Jogja ke Pati, Juana, Tayu, dan Tangkil dll. Kami sebagai travel yang prosfesional siap melayani anda untuk jurusan tersebut. Sebagai komitmen kami dalam memudahkan layanan.

     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-6113723617938894"
     data-ad-slot="9453035619">


Kota Cilacap juga merupakan pelabuhan laut di pantai selatan pulau Jawa. Pelabuhan adalah salah satu dari hanya sedikit yang ada di pantai selatan yang dapat melayani pengiriman tonase yang wajar. Tempat penambatan aman terdekat adalah Pacitan. Pelabuhan kota ini dilindungi oleh Nusakambangan, sebuah pulau yang paling dikenal sebagai situs beberapa lembaga pemasyarakatan berkeamanan tinggi meskipun ada juga harapan bahwa pulau ini dapat dikembangkan sebagai pusat wisata. Nusakambangan melindungi Cilacap dari tsunami 2004 yang terburuk. Namun demikian, bencana itu menelan 147 nyawa, pantai yang hancur, merusak 435 kapal nelayan dan menimbulkan kerugian material sebesar sekitar Rp 86 miliar (sekitar $ 9 juta).

Selama Perang Dunia II, Cilacap merupakan titik keberangkatan yang penting bagi orang-orang yang melarikan diri dari invasi Jepang, terutama kolonis Belanda. Banyak yang meninggalkan Hindia Belanda dengan perahu atau pesawat amfibi, mayoritas menuju Broome di Australia Barat.

Pelabuhan adalah hub untuk perdagangan nasional atau internasional. Bandara Tunggul Wulung di kota itu, sayangnya, ditutup untuk beberapa tahun sekarang [rujukan?] Dan menunjukkan tanda-tanda ditutup untuk beberapa waktu yang kembali pada Maret 2009. Tidak lagi memiliki jadwal penerbangan ke Jakarta. Setiap orang bisnis atau wisatawan yang mempertimbangkan pergi ke bagian selatan Jawa mungkin mempertimbangkan datang dari Bandara Yogyakarta yang terletak NE dari Cilacap.

Cilacap adalah tempat banyak pabrik industri, pembangkit listrik tenaga panas bumi, pabrik semen (Holcim Indonesia), dan salah satu unit pengolahan Pertamina (Indonesia National Petroleum Company) di Indonesia. Situs ini memiliki kapasitas produksi terbesar, menghasilkan jenis produk yang paling beragam di antara unit-unit Pertamina lainnya.

Kota Cilacap menawarkan beberapa tempat wisata yang menonjolkan budaya Banyumasan. Kota ini memiliki sejumlah pantai, dua yang paling populer adalah Teluk Penyu (dekat dengan pusat kota), tetapi ini agak kotor karena kebocoran kapal-kapal pengapal yang berlabuh bersebelahan dengan ini dan Widara Payung. Di dekat pantai Teluk Penyu juga merupakan benteng kuno Belanda yang disebut Benteng Pendem. Benteng ini dibangun secara bertahap selama 1861-1879 oleh Tentara Hindia Belanda.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar