--> Skip to main content

Paket UMROH - SAFIRA TOUR & TRAVEL Medan Sumatera Utara

Paket Umroh Medan
Paket Umroh Medan


Bismillahirrahmanirrahim ....

SAFIRA TOUR & TRAVEL Medan -Sumatera Utara, telah mempersiapkan program paket umroh bulan Januari - Mei 2019

👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇

Harga paket umroh SAFIRA TOUR & TRAVEL paket, 11, 12 dan 13 hari, keberangkatan dari KNO landing Jeddah, KNO landing Madinah :

👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇

👉 24 Jan 2019 : 12 hari, pesawat
garuda ....23.500.000

👉 Peb 2019 : 16 hari, pesawat MH
27 juta

👉 4 Maret 2019 : 11 hr .... 22 jt

👉 April 2019 : 13 hr ...24 jt

👉 Bln Mei 2019 Awal Ramadhan
13 hr ... 1950 dollar

👉 Bln Mei Full Ramadhan :
30 hr .... Tnp mkn ... 35 jt
Dgn mkn .... 38 jt

🔹🔹🔹🔹️🔹️dgn fasilitas 🔹🔹🔹🔹️🔹️
↪ Tiket pesawat PP dan Visa
↪ Hotel di Madinah dan Mekkah
↪ Makanan menu Indonesia 3 x sehari
↪ Transport bus AC selama di Jeddah,
Madinah dan Mekkah
↪ Suntik Maningitis & handling
↪ Perlengkapan umroh (koper bagasi
ukuran 24", koper kabin, tas
sandang, buku manasik, ID Card,
masker, sarung tangan, kaos kaki,
kotak nasi, seragam plus
jilbab syar'i utk jamaah
perempuan, kain ihram dan baju
koko utk jamaah pria)
↪ Manasik teori dan praktek
↪ Muttawif selama umroh di Tanah
Suci
↪ City Tour di Jeddah, Madinah dan
Mekkah
↪ Air zam zam 5 liter
↪ Penginapan, makan, transport
Medan KNO utk jamaah yg berasal
dr luar kota Medan.

#Insya Allah aman dan nyaman
bersama SM Tour & Travel (PPIU no :
569/2017)
#Umroh murah di Medan
#Safira Tour & Travel
#Travel Umroh di Medan
Website Safira Tour & Travel :
www.safiraumrohtravel.com

Leader :
R. Prihandhono Tedy Saputra
082165267677 sms/call/wa

Info penting utk para jamaah yg akan beribadah ke tanah suci, utk tidak berselfi ria di dalam Masjid Nabawi dan Masjidil Haram .... 👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menerbitkan surat edaran tentang larangan mengambil gambar di Masjidil Haram, Mekkah dan Masjid Nabawi, Madinah. Larangan ini ditujukan kepada seluruh negara pengirim jamaah haji dan umrah.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Setjen Kemenag Mastuki membenarkan adanya surat edaran itu. Setelah ini, Mastuki akan menyampaikan isi dari surat edaran ini kepada penyelenggara haji dan umrah di seluruh Indonesia. "Larangan ini akan kami follow updengan sosialisasikan ke Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), asosiasi umrah, serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) agar diperhatikan dan menjadi materi yang disampaikan ke jemaah sebelum keberangkatan ke Saudi,” terang Mastuki, seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Agama, Kamis (23/11). Mastuki mengatakan, aturan larangan pengambilan gambar di dua masjid suci itu sebenarnya sudah lama dikeluarkan. Larangan ini kembali ditegaskan mengingat semakin meningkatnya jumlah jamaah haji dan umrah yang menggunakan ponsel. Mereka asyik berswafoto alias selfie di dalam area masjid suci tersebut.

Kegiatan ini dinilai sangat mengganggu kekhusyukan jamaah yang sedang melaksanakan ibadah. Terlebih, swafoto dilakukan sangat dekat dengan Ka'bah, Raudhah, atau bagian lain dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. “Ketika banyak orang ambil gambar dan selfie, pastilah mengganggu perhatian dan kekhusyukan jamaah lain,” tutur dia.

Mastuki menjelaskan, larangan mengambil gambar di Masjidil Haram dan Masjid Nawabi sebenarnya sudah disampaikan kepada jamaah haji saat manasik. Tapi, masih ada saja jamaah yang tidak memperhatikan larangan itu. “Kemenag sebenarnya sudah melakukan sosialisasi tentang larangan ini sejak tahun lalu, terutama saat manasik. Sosialisasi ini disampaikan bersamaan dengan informasi larangan-larangan lainnya yang ditetapkan Saudi, seperti membawa makanan yang menyengat, rokok, atau barang yang dilarang dalam penerbangan,” ucap Mastuki.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Komentar