Skip to main content

Update Jadwal Travel Surabaya ke Semarang BESTRANS

Bestrans Surabaya Semarang

Salam sejahtera bagi anda sahabat Xtrans Bagi anda yang ingin melakukan perjalanan travel dari Surabaya menuju Semarang akan semakin mudah dan nyaman dengan menggunakan layanan Bestrans Travel, shuttle ini melayani rute perjalanan dari Surabaya menuju Semarang dan kota-kota lainnya seperti Bandung Jakarta Solo Salatiga dan Malang, jika anda ingin memesan tiket Bestrans Surabaya Semarang anda bisa simak informasi dibawah ini.

Memangnya apa sih kelebihan bestrans travel, nah shuttle ini mempunyai driver yang professional dan ramah terhadap customer sehingga anda dapat duduk tengan dalam perjalanan dengan nyaman dan aman ke kota tujuan anda, Bukan hanya itu travel bestrans juga melayani layanan door to door atau penjemputan ke tempat anda sehingga anda tidak perlu pusing dan ribet, harga tiket murah dan bersaing akan menghemat budget transportasi anda, tidak hanya itu kami juga melayani carter penyewaan travel, titipan paket dan juga citytour.


Agen BestransTravel Semarang
Nama : Bestrans Travel
Alamat : Semarang: Jl. Sriwibowo Raya. No. 1-F. Siliwangi Krapyak. Samping Kantor Imigrasi - Pengadilan Negri Semarang.
Telp 024 - 7643 0938
Hp.0811 1700 27
Travel Semarang Surabaya
Travel Surabaya Semarang

Agent Bestrans Surabaya
Surabaya:
Hp. 0813 1020 0540 - 0818 0687 4321
Armada Luxio, L300, Elf
Fasilitas : Antar Jemput, Ac, Music
Harga tiket :
Rp. 170.000 per orang sekali jalan
Rute (PP) Demak - Kudus - Pati - Juana - Rembang - Tuban - Gresik - Lamongan

Jadwal Travel dari Surabaya ke Semarang
UPDATE Jadwal travel terbaru 2018 Bestrans melayani keberangkatan travel pagi dan travel malam

Baca juga Travel dari Semarang ke Surabaya
Travel Bandung Bandara Soekarno Hatta

========================================================================

Ketika di Surabaya

Bulan Juni 2018, tante saya yang di Surabaya menelpon saya. “Chi, Sandra nikah bulan September. Chici pulang ya ke Surabaya,” kata Tante saat menghubungi saya via telepon. Sandra adalah adik sepupu saya. Saya hanya berkata ‘InsyaAllah’, walau dalam hati ingin sekali berkata iya. Maklum, banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum traveling ke suatu tempat. Setelah diskusi dengan suami, akhirnya diputuskan, hanya saya dan Ayyas yang berangkat ke Surabaya.

Yuk traveling
Bagi saya, berangkat ke Surabaya tak hanya menghadiri pernikahan sepupu dan nyekar ke makam Mama yang berada di Sidoarjo, Jawa Timur. Sudah hampir dua tahun saya nggak pulang ke Surabaya. Tapi juga menikmati jalan-jalan.

Saya ketakan kepada Ayyas, “Dek, yuk kita traveling hemat. Jalan-jalan berdua tapi nggak menghabiskan banyak uang,” kata saya kepadanya. Ayyas senyum dan langsung berkata “Mauuu ….”. Dan, inilah yang kami lakukan saat traveling hemat ke Surabaya..

Persiapan Keberangkatan Sejak Awal
Sebelum berangkat, saya sudah menyiapkan rencana keberangkatan. Saya memilih memesan tiket keberangkatan bukan pada hari libur. Kalau pesan tiket pada weekend, harga tiket biasanya lebih mahal. Saya langsung memesan tiket pulang pergi sekaligus karena pengalaman saya, harganya menjadi lebih murah. Supaya lebih hemat juga, saya memesan tiket untuk membeli tiket untuk keberangkatan paling pagi. Biasanya, harga tiketnya lebih murah.  Oh ya, beli tiket di malam hari terkadang tengah malam atau dini hari lebih murah dibandingkan beli di saat jam-jam kerja. Saya juga membeli tiket yang memberikan diskon bagi anak usia di bawa 10 tahun. Untunglah, saya berlangganan newsletter untuk pembelian tiket sehingga bisa tahu harga promo yang ditawarkan dan bisa membandingkan harga.

Cuaca mendung saat kami tiba di Surabaya
Sebelum berangkat, saya sudah menyiapkan rencana kegiatan selama di Surabaya. Jadi, saya sudah tahu sampai di Surabaya harus sarapan dulu dimana dan mengunjungi tempat-tempat apa saja.
Saya memilih untuk menghindari membeli makanan atau minuman di airport. Karena berdasarkan pengalaman, harganya jauh lebih mahal dibandingkan membeli di luar bandara. Nah sebagai gantinya, malam sebelum berangkat saya sudah membeli aneka snack dan roti serta membawa botol minuman untuk saya dan anak. Perhatikan dengan seksama kapan jam keberangkatan pesawat sehingga dapat memperkirakan lama perjalanan menuju bandara. Jangan sampai tiket hangus karena terlambat sehingga harus beli tiket lagi. Duh, amit-amit ...

Makan Makanan di Pedagang Kaki Lima
Saya selalu makan di pedagang kaki lima setiap kali berkunjung ke sebuah wilayah. Bagi saya, makan di kaki lima selain harganya lebih murah, juga karena rasanya lebih enak. Sebelum memutuskan makan di suatu tempat, saya biasanya browsing di internet untuk mencari makanan pilihan. Makanan yang saya pilih adalah makanan yang rasanya enak (tentu!) dan kebersihannya dijaga.

Makan di nasi kuning Avon. Enaakk
Nah, karena saya sudah membuat jadwal kunjungan, setiba di bandara Juanda Internasional, Sidoarjo, Jawa Timur saya langsung dijemput adik. Dari bandara, kami langsung ke tempat makan Nasi Kuning Avon yang jualan di belakang Taman Bungkul, Surabaya. Nasi Kuning Avon ini merupakan langganan kami sejak masih tinggal di Ambon. Tapi sejak pindah ke Surabaya, walaupun berada di tengah-tengah pemukiman,  tempat makanan ini sangat ramai dikunjungi. Antriannya panjang dan yang membeli juga banyak yang menggunakan mobil karena datang berombongan. Padahal, warung makannya sempit. Hanya gerobak yang ditutupi terpal saja. Kursinya pun hanya menampung 10 orang. Harganya juga terjangkau yakni Rp 13 ribu untuk satu porsi nasi kuning dengan lauk ikan.

Saya tak hanya makan di Nasi Kuning Avon saja. Tetapi juga makan di Lontong Balap Pak Gendut. Lontong balap ini berjualan di depan biskop di kawasan Blauran, Surabaya. Tempat makannya juga hanya tenda biasa saja.Tapi yang makan, banyak. Rasanya pun lezat. Lontong balap ini harganya hanya Rp 11 ribu.

Lontong balap khas Surabaya
Berkunjung ke Tempat yang Murah Namun bernilai Sejarah
Setiap kali datang, saya sering mengajak ke tempat wisata yang memiliki makna atau sejarah. Saya ingin mengajarkan bahwa banyak hal menarik yang bisa dipelajari dari suatu wilayah. Saat ke Surabaya, saya dan Ayyas pergi ke  Monumen Kapal Selam. Harga tiket masuk Monumen Kapal Selam hanya Rp 10 ribu per orang. Secara visual, Monumen Kapal Selam ini merupakan monumen Kapal Selam terbesar di kawasan Asia yang dibangun di sisi sungai Kalimas, Surabaya. Panjangnya 76,6 meter dan lebar 6,30 m. Monumen ini memiliki tujuh ruangan.

Rama-ramai ke Monumen Kapal Selam
Ketika tiba waktu shalat, kami pergi ke Mesjid Cheng Ho Surabaya. Ke masjid ini selain intuk menunaikan shalat, juga mengajarkan kepada anak nilai sejarah. Mesjid ini unik karena berbentuk klenteng dengan perpaduan warna yang menonjol yakni merah, hijau dan kuning. Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 21x11 meter. Ke mesjid ini, sebaiknya menyumbangkan dana untuk menjaga kebersihan masjid.

Masjid Cheng Hoo keren ..
Oh ya, ini kedatangan saya kedua. Terakhir saya datang pada 2005 saat liputan untuk majalah tempat saya bekerja dulu. Hingga kini, tak ada perubahan secara fisik bangunan.

Tampilan bagian dalam mesjid Cheng Hoo
Pilih Sewa Mobil atau Angkutan Umum?
Pengalaman saya, jika ke luar kota bersama anak dan berniat berkunjung ke beberapa tempat, sebaiknya sewa mobil. Mengapa? Jadi, apabila menyewa mobil anak bisa istirahat di mobil daripada harus berganti-ganti kendaraan umum untuk menuju ke tempat yang dituju. Saya kuatir anak kurang istirahat. Padahal. sepulang liburan juga harus masuk sekolah. Tapi, jangan ragu untuk mengajak anak mencoba kendaraan umum yang unik yang belum pernah anak kendarai. Misalnya delman atau becak yang semakin jarang ditemui di kota besar di Indonesia. Untuk menghemat anggaran saat sewa kendaraan, sebaiknya patungan dengan saudara. Nah, saat ke Surabaya saya memilih untuk sewa mobil karena berniat jalan-jalan dengan keponakan yang masih kecil serta ipar yang hamil 6 bulan. Saya tak ingin mereka kecapekan. Tapi saat bepergian sendirian, saya lebih memilih mengendarai angkutan umum seperti ojek yang harganya murah dan cepat tiba di tujuan.


Serunya di kendaraan
Menginap di Hotel
Sebelum memutuskan untuk menginap di hotel, saya memilih untuk berhati-hati. Saya lebih memilih untuk menginap di hotel yang harganya terjangkau tapi bersih dan nyaman. Pengalaman saya, memesan melalui online lebih murah dibandingkan datang langsung ke hotel yang dituju. Namun, saya biasanya memesan hotel yang menyediakan sarapan. Jadi biar sekaligus karena biasanya kalau pagi, anak masih pengen nyantai di hotel (sst..padahal saya yang ingin nyantai). Intinya, kalau pesan hotel online, sebaiknya periksa dengan seksama harganya hanya kamar saja atau all in. Perhatikan juga aturan pembatalan reservasi hotel. Apakah ada denda yang dikenakan jika pembatalan sebelum tiba atau tidak ada denda. Terlihat sepele, tapi jika terkena denda, tentu menanbah biaya liburan.

Jangan lupa, harga hotel juga ditentukan oleh lokasi. Misalnya, hotel yang terletak di pusat kota dengan berbagai fasilitas pendukung, tentu lebih menjadi favorit. Nah, salah satu hotel pilihan adalah Quds Royal Hotel. Saya sekeluarga ingin puas-puasin jalan-jalan di Surabaya karena besoknya fokus ke acara pernikahan adik sepupu.

Hotel ini terletak di kawasan Ampel yang menawarkan wisata religi. Posisinya pun masih di pusat kota sehingga saya tak perlu melakukan perjalanan jauh jika ingin ke tempat wisata yang dituju. Tiba di hotel, saya menunjukkan bukti pemesanan kepada resepsionis. Tak sampai lima menit, kunci hotel sudah berpindah ke tangan saya. Kamarnya luas. Saya memesan kamar yang ada dua tempat tidur.

Suasana lobi hotel yang kami pilih
Untuk sarapan, makanannya banyak pilihan. Mulai dari bubur, beraneka lauk pauk hingga makanan penutup. Semuanya enak. Lobinya memamerkan beraneka lukisan yang menarik sehingga memanjakan mata.


Pose dulu saat sarapan di hotel
Saat akan keluar dari hotel, saya penasaran dengan harga jika datang langsung ke hotel. Teryata harganya lebih murah memesan online. Pilihan hotel di Zen Room memang terpercaya.

Perhitungkan Anggaran Sebelum Membeli Oleh-oleh
Banyak yang memilih untuk tak membeli oleh-oleh saat akan bepergian karena dianggap dapat menguras kantong. Tapi saya memilih tetap membeli oleh-oleh kemanapun saya pergi. Bagi saya, kebahagiaan itu harus dibagi. Mungkin orang lain hanya mendapat oleh-oleh, tapi toh kita masih lebih beruntung karena bisa bebas travelling. Hanya saya, sebelum membeli oleh-oleh, saya memilih untuk browsing tempat oleh-oleh yang menjual makanan khas. Selain itu, saya juga membuat daftar akan membeli apa saja dan untuk siapa. Harganya pun harus terjangkau sehingga tidak berlebihan. Misalnya, untuk teman kantor, biasanya saya membeli sesuatu yang bisa dikonsumsi bersama.

Salah sau tempat beli oleh-oleh
Oh ya, jangan lupa mengajarkan kepada anak untuk membeli seperlunya saja. Namanya anak, terkadang pengen membeli sesuatu yang menurutnya menarik padahal tidak. 

Jangan Lupa untuk Menjaga Kesehatan
Bawalah obat-obatan jika diperlukan atau sekedar minyak kayu putih. Tentu tak ada yang menginginkan sakit saat travelling. Bukan hanya biaya yang membengkak, tapi siapa yang ingin sakit saat travelling?. Selama travelling saya usahakan beristirahat jika lelah. Selain itu, minum vitamin juga membantu kesehatan selama traveling. Itu juga yang saya lakukan saat travelling ke Surabaya.

Setelah puas jalan-jalan, akhirnya ke nikahan adik sepupu
Nah, itu pengalaman saya traveling hemat ke Surabaya. Bagi saya,traveling hemat bukan berarti harus ngirit segalanya. Kuatirnya malah jadi tak menikmati travelling. Traveling hemat bagi saya adalah traveling cerdas yang dapat mempertimbangkan, mana yang perlu dan mana yang tak perlu. Saya suka traveling. Teman, pasti suka juga kan? Apa rencana traveling yang akan teman lakukan ?

Busy to Monument Submarine
Ketika waktunya tiba untuk sholat, kami pergi ke Masjid Cheng Ho Surabaya. Ke masjid ini selain intuk menunaikan doa, juga mengajarkan anak-anak nilai sejarah. Masjid ini unik karena berbentuk pagoda dengan perpaduan warna merah, hijau dan kuning yang menonjol. Masjid tersebut berdiri di atas lahan seluas 21x11 meter. Untuk masjid ini, harus menyumbangkan dana untuk menjaga kebersihan masjid.

Masjid Cheng Hoo keren ..
Oh ya, inilah kedatangan kedua saya. Terakhir saya datang di tahun 2005 ketika liputan untuk majalah tempat saya bekerja dulu. Sampai saat ini, tidak ada perubahan fisik bangunan.

Bagian dalam masjid Cheng Hoo
Pilih Rental Mobil atau Angkutan Umum?
Pengalaman saya, jika berada di luar kota bersama anak-anak dan berniat untuk mengunjungi beberapa tempat, sebaiknya sewa mobil. Mengapa? Jadi, saat menyewa mobil anak bisa beristirahat di mobil alih-alih harus mengganti kendaraan umum untuk sampai ke tempat tujuan. Saya takut anak kurang beristirahat. Meskipun. Setelah sekolah juga harus pergi ke sekolah. Tapi, jangan ragu mengajak anak untuk mencoba kendaraan umum yang unik yang belum pernah dikendarai anak. Misalnya, delman atau becak semakin langka di kota-kota besar di Indonesia. Untuk menghemat anggaran saat menyewa kendaraan, sebaiknya bersama saudara anda. Nah, ketika saya pergi ke Surabaya saya memilih untuk menyewa mobil karena berniat untuk berjalan dengan keponakan kecil dan saudara ipar yang sedang hamil 6 bulan. Saya tidak ingin mereka kelelahan. Tapi saat bepergian sendiri, saya lebih memilih naik kendaraan umum seperti sepeda motor yang harganya murah dan cepat sampai di tempat tujuan.

Dia berseru di kendaraan
Menginap di hotel
Sebelum memutuskan untuk menginap di hotel, saya memilih untuk berhati-hati. Saya lebih suka tinggal di hotel yang terjangkau tapi bersih dan nyaman. Pengalaman saya, pemesanan melalui online lebih murah daripada datang langsung ke hotel tujuan. Namun, biasanya saya memesan hotel yang menyediakan sarapan. Jadi biar saya langsung karena biasanya jika pagi hari, anak masih ingin nyantai di hotel (shh..padahal saya yang mau nyantai). Intinya, jika pesan hotel online, sebaiknya cek dengan hati-hati harganya hanya satu kamar saja atau semua masuk. Perhatikan juga aturan pembatalan reservasi hotel. Adakah hukuman yang dikenakan jika pembatalan sebelum kedatangan atau tidak ada denda. Tampak sepele, tapi kalau terkena denda, tentunya menilbah biaya liburan.

Jangan lupa, harga hotel juga ditentukan oleh lokasinya. Misalnya, hotel yang berada di pusat kota dengan berbagai fasilitas pendukung, pastinya lebih diminati. Nah, salah satu hotel pilihannya adalah Quds Royal Hotel. Keluarga saya ingin puas dengan jalan-jalan di Surabaya karena keesokan harinya fokus ke upacara pernikahan adik sepupu.

Hotel ini terletak di daerah Ampel yang menawarkan wisata religi. Posisi masih di pusat kota jadi saya tidak perlu bepergian jauh jika ingin ke tujuan. Sesampainya di hotel, saya menunjukkan bukti pemesanan ke resepsionis. Dalam waktu kurang dari lima menit, kunci hotel telah berpindah ke tanganku. Kamar luas. Aku memesan kamar yang memiliki dua tempat tidur.

Suasana lobi hotel yang kami pilih
Untuk sarapan pagi, makanannya banyak pilihan. Mulai dari bubur, berbagai lauk hingga makanan penutup. Semuanya lezat. Lobi memamerkan berbagai lukisan menarik yang merusak mata.

Pose dulu saat sarapan pagi di hotel
Saat keluar dari hotel, saya penasaran dengan harganya jika datang langsung ke hotel. Teryata lebih murah untuk memesan secara online. Pilihan hotel di Zen Room memang bisa diandalkan.

Hitung Anggaran Sebelum Membeli Suvenir
Banyak yang memilih untuk tidak membeli souvenir saat hendak bepergian karena dianggap menguras kantong. Tapi saya memilih untuk terus membeli souvenir dimanapun saya pergi. Bagi saya, kebahagiaan harus dibagi. Mungkin orang lain baru saja mendapatkan suvenir, tapi toh kita masih lebih beruntung karena bisa bebas bepergian. Saja saya, sebelum membeli souvenir, saya memilih untuk mencari tempat suvenir yang menjual makanan khas. Selain itu, saya juga membuat daftar akan membeli apapun dan untuk siapa. Harganya harus terjangkau agar tidak berlebihan. Sebagai contoh, untuk seorang teman kantor, saya biasanya membeli sesuatu yang bisa dibagikan.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar